Fanspage-Id | Your Social Media Marketing Stuff
________________________________________________________________________________

Begini Cara Optimasi Local Business di Fanpage Facebook dan Google Plus Page

Local Business atau Bisnis Lokal adalah bisnis yang coverage area-nya melingkupi suatu tempat atau dapat pula melayani calon customer dari luar tempat itu. Ketika kamu punya bisnis yang berlokasi di suatu tempat dan memiliki alamat fisik yang nyata itu akans lebih baik daripada tidak. Artinya apa? Artinya kamupun dapat mendatangkan mereka ke lokasi bisnismu, kantormu, showroom-mu dll, yang intinya untuk menarik mereka menjadi pelanggan kamu.

Dalam dunia Online, sebenarnya tak punya alamat offline/fisik pun tak masalah, Oleh karena itu ketika kita memanfaatkan media marketing seperti Social Media Facebook ataupun Search Engine itupun tidak memiliki alamat fisik tidak masalah. Namun, yang perlu kita tahu, media media marketing tadi mempunyai perlakuan tersendiri ketika tipikal business kita itu ber-category local business. Bagaimana perlakuan dan Optimasinya? Kita simak




1. Local Business pada Fanpage Facebook

Kita mulai dari cara membuatnya. Awal, ketika pada saat membuat local business, pilihlah category itu.


Ketika kamu terlanjur dari awal tidak memilih category local business, editlah pada bagian setting di fanpage kamu menjadi local business.

Nah, apa sih memang perlakuan yang berbeda dari ketika kita memilih category local business pada fanpage facebook?

a. Kemudahan audience di sekitar lokasi business Anda menemukan dan menjadi penarik mereka.

Ketika facebook user menggunakan mobile phone atau tablet dan membuka apps facebook via gadget tersebut, ketika mereka click check in pada mobile phone itu, maka akan otomatis direkomendasikan fanpage dengan category local business yang berada disekitar titik lokasi mereka berada.




b. Fitur tambahan Rating Review  dan Kunjungan

Ketika makin banyak facebook user yang check in, maka bertambah pula jumlah kunjungan yang tampil di fanpage kita. Rating review juga demikian, semakin banyak orang yang rating bagus di fanpage kita tentu juga akan lebih meningkatkan trust brand kita. Bagi yang belum bisa mensetting rating review simak di artikel ini.






2. Local Business pada Google Plus Page

Pernahkah Anda mengetikan suatu kata kunci di Google, kemudian di sebelah kanannya muncul Google Plus Page semisal berikut? Mungkin yang paling sering adalah Google plus Page bisnis Hotel, yang sering Anda jumpai ketika searching terkait hotel itu. 

Andapun bisa melakukannya. Hal ini sangat menarik, ini akan lebih meningkatkan trust baik dari sisi search engine maupun dari sisi pencari. Google plus page tampil di Search Engine Result Page (SERP) menampilkan beberapa info diantaranya:

- Foto
- Peta; terlisting di Google Maps
- Deskripsi bisnis
- No Telp
- Ulasan (Review); dari user yang mereview business kita di Google plus page

Ketika klik "petunjuk" / "direction" akan di arahkan ke Google Maps ke arah titik lokasi peta bisnis kita yang ter-listing di Google Maps. bagus bukan?





Bukan cuma itu, ketika user searching by phone, maka akan ada tombol "call"/"telepon" yang mana ketika di klik user langsung terhubung dengan kontak telepon dari bisnis kita.




Bagaimana membuat Google Plus Page untuk Local Business? Kunjungi Akun Google plus Anda dan buatlah Google Plus page.

- Isikan alamat yang sesungguhnya, karena Google akan memverifikasi alamat Anda
- Google akan mengirimkan via Ekspedisi ke alamat bisnis Anda berupa PIN
- PIN itulah yang dimasukan ke kolom verifikasi, ketika sudah terverifikasi maka Google Plus Page Anda akan mulai terlisting di Google Maps


Bagaimana agar Google Plus Page terlisting dalam pencarian Google no 1?

- Hubungkan Google Plus Page di atas dengan alamat website Anda dengan cara ini
- Upayakan website Anda teroptimasi sesuai dengan Nama Google plus page Anda, misalkan Anda punya bisnis Les Privat Jakarta Bernama Jagoan Privat, maka di website itu konekan ke Google Plus Page dan upayakan jika Anda menarget kata kunci Les Privat Jakarta , website Anda menarget kata kunci tersebut, dana nama Google Plus Page Anda ada bagian dari kata kunci itu. Namun apabila menarget nama brand itu akan lebih mudah tentunya, yaitu dengan menarget kata kunci nama brand di website kita dan buatlah Google plus page dengan nama brand kita. Seperti FanspageID dalam contoh di atas.

Semoga bermanfaat!




 
baca selengkapnya » Begini Cara Optimasi Local Business di Fanpage Facebook dan Google Plus Page

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Coaching Bisnis Online Bareng Nofi Bayu Darmawan di FanspageID

Di tahun 2015, banyak sekali orang sudah mulai mengenal bisnis online, namun kebanyakan dari mereka masih bingung bagaimana memulai langkah demi langkah dan menuju goal bisnis yang dituju, baik untuk meningkatkan penjualan maupun branding brand mereka.





Kebanyakan dari mereka bingung bagaimana:

-Marketing yang tepat untuk produk yang dijual, karena banyaknya metode marketing di online.
-Harus memulai dari mana proses marketing online-nya.
-Bagaimana pengukuran dan meminimalkan biaya marketing.
-Bagiamana menemukan calon customer-nya di dunia online.

Hal yang fundamental untuk diketahui adalah bagaimana kita tepat mem-prioritaskan sebuah media marketing, karena dalam bisnis online, perbedaan tipe produk dan segmen market, berbeda pula prioritas marketingnya. Oleh karena itu, banyak yang gagal hanya dari strategi memilih media marketing dan prioritas marketingnya.

Dalam digital marketing media utama yang paling fundamental adalah Mesin Pencari (Search Engine) dan Jejaring Social (Social Media). Dimana mesin pencari merupakan tempat banyak orang mencari dan mengetik kebutuhan mereka, dan jejaring social adalah kerumunan tempat orang berkumpul di internet. Dua media ini pokok untuk dipelajari. Tidak ada pernyataan mana yang lebih baik antara marketing di Search Engine maupun di Social Media, hal ini terkait ketepatan dan prioritas.

Oleh karena itu Fanspage Id - Your Social Media Stuff menghadirkan kelas pembelajaran 2 hari untuk membahas tuntas 2 media marketing utama di dunia online.








Anda akan dibimbing oleh :

Nofi Bayu Darmawan​;
CEO dan Founder FanspageID, Digital Marketing Consultant, Konsultan facebook marketing beberapa brand nasional.

Materi yang akan dibahas:

- Pemetaan dan Research Bisnis yang Anda jalani sekarang.
- Pemetaan Prioritas Media Online Marketing untuk Binsis Anda.
- Facebook Page Optimization.
- Facebook Ads Optimization.
- Facebook and Google Marketing Comparation.
- Google Adwords Optimization.
- Digital Marketing Plan bisnis Anda kedepan.


Tempat:
FanspageID, Bintaro, Jakarta Selatan

Waktu:
Pukul 09.00 s.d 16.30 (1 hari)
Silakan tentukan waktu coaching belajar Anda:

Note: Warna merah berarti sudah digunakan oleh Nofi Bayu Darmawan untuk aktivitas lain. Waktu yang masih kosong di tanggal warna Abu-abu:



Contact: 087877 600020 (Nofi Bayu Darmawan)



baca selengkapnya » Coaching Bisnis Online Bareng Nofi Bayu Darmawan di FanspageID

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Langsung Disabled Ad Payment di Detik ke-1!



Jika Anda pernah mengalami disabled ad account di akun facebook iklan Anda yang Anda gunakan di browser device Anda, berhati-hatilah, karena jika Anda mencoba men-submit source payment yang baru di akun facebook yang baru di device yang sama, facebook akan mendeteksinya dan pada detik ke-1 setelah Anda input data source payment ke bagian payment method hati-hati, notifikasi disabled payment menghantui, walau Anda menggunakan CC baru (fresh).




baca selengkapnya » Langsung Disabled Ad Payment di Detik ke-1!

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Skema Bidding dan Budgeting Facebook Ads vs Adwords Agar Iklan Lebih Efisien


Dalam matematika kita tau bahwa 2+2 = 4 atau misalkan perhitungan lain 2x3=6, dan perbandingan lurus lainnya. Kali ini kita akan bermain Angka dalam 2 Channel Paid Advertising yang menjadi penyumbang para bos dan CEO Facebook dan Google semakin kaya raya, Facebook Advertisement dan Google Adwords. Dan tentunya hukum matematika di atas tidak berlaku dalam hal ini.

Budgeting Facebook Ads and Adwords

Pengaturan budget dalam iklan facebook, dapat di atur berdasarkan harian (daily), atau lifetime, konsep dasar yang perlu diperhatikan adalah budget kita ter-spent ketika kita menikmati performa iklan, dalam hal ini tampilan (menjangkau audience = reach, jika kita memilihi berdasarkan peng-optimalan tampilan ke audience (impression)) atau juga berdasarkan click (jika pengoptimalan iklan kita memilih menggunakan click = cost per click). Apapun itu konsep dasarnya adalah demikian:
Facebook Mengacu pada Anggaran Budget dalam Ad Set


Jika Anda masih bingung terhadap konsep di atas, perhatikan contoh berikut: Fulan diberi waktu 1 hari untuk menghabiskan uang 1jt untuk membeli buah dengan nama buah berawalan huruf B, dengan catatan 1 jenis buah harus dibeli maksimal 10 buah. Mungkin Fulan akan bergerak cepat karena dia tahu bahwa itu tugas yang agak sulit yaitu menghabiskan dan harus habis 1jt itu dengan task demikian. In case, waktu yang diberikan sama, namun anggaran dikurangi menjadi 100rb, tentu dia akan lebih santai, lebih teliti, lebih maksimal memilih buah yang ingin dia beli, karena budget yang dihabiskan hanya 100rb.



Pada 2015, pengaturan menaik-turunkan budget ada pada ad set, tidak seperti awal 2014 silam, hal ini dapat kita simpulkan bahwa sebenarnya jika ingin lebih efisien terhadap budget, maka alokasikan sedikit budget pada ad set. Ya! tentu itu berimplikasi pada result yang dihasilkan, tentu budget sedikit resultnya juga sedikit, kita permisalkan untuk jenis-jenis iklan facebook berikut:

Ads | Result:
- Page likes: like
- Boost Post: page post engagement
- Website click: click

result berupa like, page post engagement, serta click mungkin akan berkurang, namun jika kita hitung berapa rupiah/USD yang kita dapatkan per result tersbut, misalkan pada jenis iklan Page Likes adalah harga per like, dalam jenis iklan lain berarti harga per page post engagement, harga per click, dst. Ini akan efisien, namun jika muncul pertanyaan, jika ingin result yang banyak lantas bagaimana? Anggap saja, kita diberi target meningkatkan Page Likes 1000 dalam 1 hari, dengan budget kecil per ad set misalkan 2$ itu akan sulit untuk mencapai goal tersebut. Ya! Tentu dengan memperbanyak ad set-nya atau menduplikasinya, atau dapat juga sekalian test (split test) dengan audience yang berbeda.

Contoh:

Campaign A:
Ad set 1, Audience usia 25-28, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 75,-
Ad set 2, Audience usia 29-32, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 50,-
Ad set 3, Audience usia 33-36, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 55,-
Ad set 4, Audience usia 36-40, daily budget 2$, budget terserap habis, cost per engagement Rp. 65,-
----------------------------------------------------------  +
Total budget (daily)                                       8$

berbeda dengan 1 campaign dengan 1 ad set dengan anggaran 8$ sekaligus. Misal cost per engagement Rp. 115,-

In case:



Demikian adalah konsep dasar agar budgeting lebih efektif pada iklan facebook, yang pada dasarnya ketika kita sediakan budget, kemungkinan akan terserap habis. Pengguna facebook di Indonesia ada berapa? Sekitar 50jt atau 1/5 dari jumlah penduduk di Indonesia, dengan ini para advertiser dapat menarget dengan berbagai varian targeting. Bagaimana dengan skema Iklan Google? Mari kita simak.

Pada iklan google yaitu adwords bekerja dan budget terserap ketika terdapat audience yang click iklan kita, selama iklan adwords di Google tidak diklik, kita tidak mengeluarkan budget, oleh karena itu tingkat rendah-tinggi nya klik juga dipengaruhi oleh banyak tidaknya searches pada Google pada keyword tertentu yang kita bidik pada iklan, oleh karena itu budget yang kita alokasikan tidak sepenuhnya akan habis, hal ini salah satunya bergantung pada searches di atas. Pada Search Engine Result Page (SERP) hanya terdapat beberapa slot iklan adwords dan dengan ini membuat sebuah persaingan harga pasar dan memunculkan sebuah equilibirum pada bidding iklan, oleh karena itu terkadang harga penawaran klik pada suatu kata kunci bergantung pada kompetitifnya kata kunci tersebut, makin kompetitif makin tinggi rate per klik nya. Rate yang kompetitif mimiliki banyak penyebabnya, salah satunya adalah banyaknya advertiser, dan terbatasanya slot iklan adwords, hal ini menimbulkan perang harga lelang (bidding). 

Konsep dasar yang perlu ditekankan adwords:

Ibarat seperti lelang (auction), yaitu di awal naikan bid (penawaran harga per klik yang besar), dengan budget yang kecil, ketika iklan mulai berjalan dan perang harga terjadi hari demi hari, kita mulai menurunkan bid per klik-nya, dan menaikan alokasi budget, pada akhirnya kita akan mendapatkan harga per klik yang sangat efisien.

Contoh:

Hari 1: Bid 4000,- / click, Anggaran 25.000, Realisasi harga per click 3000,-, Budget terserap habis
Hari 2: Bid 3000,-/ click, Anggaran 50.000, Realisasi harga per click 2000,-, Budget terserap habis
Hari 3: Bid 2000,-/ click, Anggaran 100.000, Realisasi harga per click 1500,-, Budget terserap 60rb
Hari 4: Bid 1500,-/click, Anggaran 200.000, Realisasi harga per click 1200,-, Budget terserap 70rb
Hari 5: Bid 1000,-/click, Anggaran 400.000, Realisasi harga per click 700,-, Budget terserap 75rb
dst,

Catatan bahwa walaupun budget semakin besar, bid semakin kecil, Google tidak menghabiskan alokasi budget yang kita setting, karena sebatas jumlah searches pada kata kunci di iklan kita. Jadi misal walaupun di contoh itu Hari 5 anggaran sejumlah 400rb, namun belum tentu habis, jadi jangan khawatir, dan pasanglah budget tinggi, namun budget tinggi sebaiknya berproses dari awalnya rendah di awal waktu.

Sekian, skema budgeting antara facebook ads dan adwords. Semoga bermanfaat, jangan lupa share artikel ini ke teman Anda...




baca selengkapnya » Skema Bidding dan Budgeting Facebook Ads vs Adwords Agar Iklan Lebih Efisien

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Iklan Aktif Disetujui Tapi Tidak Jalan? Begini Pendapatku....

Hi Stuffers, ketika Anda belum pernah beriklan di facebook, sebaiknya jangan baca ini, tapi googling-lah cara beriklan di facebook. Bagi yang sampai akhir-akhir ini kalian masih melakukan kegiatan advertising di facebook via facebook ads, mungkin hal ini pernah terjadi, atau bahkan sering, ya, bukan sekedar kamu aja, tapi saya juga pernah mengalami yang demikian.



Orang menyebutnya FREEZE..

Ketika kita sudah submit iklan facebook, dan sejenak menunggu iklan diterima atau ditolak, terasa senang ketika ada notifikasi iklan disetujui, namun kadangkala kenapa kok iklan aktif, namun tidak jalan-jalan (running/spent budget secara full atau bahkan tidak spent sama sekali). 

Ada beberapa pendapatku, ya sekedar pendapat, kita di negara yang bebas mengemukakan pendapat, namun pendapatku sudah aku testing-testing terlebih dahulu..., berikut beberapa poin;

1. Payment Failed; gagal bayar, ya usahakan jangan sampai kita gagal bayar di facebook ads, baik karena limit CC, saldo paypal kurang, saldo VCC kurang, coupon FB tidak memenuhi, dll, intinya sediakan saldo yang mana melebihi anggaran iklan. Terjadinya gagal bayar, apalagi berulang kali membuat sebuah reputasi yang buruk pada account history kita. Untuk menanggulangi hal ini, kita bisa berinisiatif untuk membayar sesuai dengan kapan yang kita inginkan dengan click tombol "Pay Now"  di menu billing/tagihan dengan catatan saldo source payment tersedia.

2. Usual activity; ya, aktivitas yang usual (biasa), yaitu sebagai pengguna facebook secara normal, usahakan waktu yang Anda habiskan di facebook profile lebih banyak daripada di ads manager, entah Anda melakukan aktivitas normal pengguna facebook seperti like, comment, share, play games, check in, dll. Ketika waktu kita lebih banyak di dashboard facebook ads, reputasi akun kita seperti facebook yang cuma dibuat ngiklan aja, bukan sebagai media ber-social di social media. Untuk menanggulangi hal ini tentu kita harus ber-social.

3. Source Payment itu Ga Ngaruh; ya, baik CC, VCC, Paypal itu ga ngaruh apakah tahan freeze atau tidak, semua bisa terjadi, dan saya mengalami demikian, dengan ini kita dituntut lebih bijak, lebih humanis dalam poin 1 dan 2.

Ini sedikit sharing dari +Nofi Bayu Darmawan , mungkin ada yang mau menambahkan silakan, akan saya update lebih lanjut, sebenernya ada lagi, tapi saya inget-inget dulu, lupa euy..




 



baca selengkapnya » Iklan Aktif Disetujui Tapi Tidak Jalan? Begini Pendapatku....

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Business Manager Facebook Bersifat Stand Alone, Bagaimana Perlakuannya?

Seperti halnya fanpage, Business Manager bersifat Stand Alone, artinya dapat berdiri sendiri, dapat dipindahkan, dan tidak bergantung pada siapa pembuatnya. Yup, oleh karena itu 1 facebook account dapat mempunyai lebih dari 1 Buisness Manager, jika digunakan dengan bijak sebenarnya ini sangat bermanfaat untuk facebook marketer terutama jika ingin menggunakan layanan paid marketing via iklan facebook. Pada dasarnya jika Business manager dalam keadaan good standing, 1 Business Manager dapat memuat minimal 10 Ads Manager, dan itu cukup dengan 1 source payment untuk budgeting ads-ads manager yang ada di dalamnya. Jika business manager sudah mulai Bad Standing (banyak ads manager di dalamnya yang error karena 1 dan lain hal), maka tidak dapat create ads manager baru. Jika Ads manager full sudah tidak bisa terpakai semua, Anda dapat menciptakan business manager baru untuk dapat beriklan di dalam ads manager di business manager baru tersebut.

Di dalam Business Manager, Anda dapat menambahkan admin (People) dalam artian, ketika ditambahkan Anda dapat memvalidasi wewenang dia di business manager tersebut.  Adapun jika menambahkan sebagai Business Manager Admin, artinya Anda sepenuhnya membagi kepemilikan aset-aset yang ada di business manager itu, misal di dalamnya terdapat beberapa fanpage dan ads manager account kepemilikan pun mengikuti. Pun juga dapat me-remove Business manger admin yang lama, artinya kepemilikan full menjadi business manager yang baru.

Anda juga dapat menambahkan business manager employee, dengan wewenang terbatas tentunya. Hal-hal mengenai pengangkatan role pada business manager ini dapat Anda temukan di menu "People" di Business Manager.





Kesimpulannya, jika dipergunakan dengan bijak ini akan sangat membantu advertiser. Anda dapat membuat business manager untuk optimasi iklan Anda, untuk lebih aman, dengan mengelola beberapa ads manager, pun juga jika sudah tidak bisa digunakan dengan membuat business manager yang baru, dengan catatan Anda tidak ter-flag sebagai facebook account yang disabled ads managernya.




 
baca selengkapnya » Business Manager Facebook Bersifat Stand Alone, Bagaimana Perlakuannya?

by Nofi Bayu Darmawan · 0

Follow this site