Kamu pasti pernah buka website ecommerce atau ticketing  kemudian buka website lain, iklan brand yang kamu kunjungi tadi muncul terus, ibarat kamu sedang “dikejar-kejar” penawaran itu, mungkin iklan itu muncul di website lain dan bisa jadi muncul di social media. Sebenernya apa itu? Dan bagaimana kita memandang dari sudut pandang seorang Marketer?



Itu dinamakan Remarketing, yang mana secara singkat dapat diartikan bahwa sebuah iklan yang tersaji kepada pengunjung yang sebelumnya sudah berkunjung ke sebuah web/web pages. Mengenai dimana iklan itu muncul, itu tergantung dari si pengiklannya. Kamu Marketer bukan? Jika kamu ingin memanfaatkan iklan yang biasa kamu submit baik di Adwords, Facebook maupun Twitter dan Paid Traffic lain, tentu knowledge ini sangat bermanfaat jika dipraktikan.

 Pada prinsipnya yang namanya remarketing itu tahap awalnya adalah mengumpulkan audience list (calon penonton iklan; dalam artian calon penonton iklan yang merupakan sebelumnya adalah pengunjung web kita). Ketika sudah terbentuk audience list, tinggal kita beriklan dengan memanfaatkan audience list remarketing tersebut.

Audience List

Dalam skema remarketing/retargeting hampir di semua channel paid traffic itu sama yaitu untuk membentuk audience list kite disediakan pixel code yang dipasang di website hal ini untuk mendetek pengunjung (mengumpulkan data pengunjung), sehingga nantinya terkumpul menjadi audience list.

Pixel code dapat dipasang di beberapa website. Ketika jenis/niche website nya sama, dikumpulkan menjadi 1 tidak masalah, ketika beda tentu bedakan dengan membuat list audience yang berbeda.

Contoh:

Audince List A – web ecommerce niche fashion
Audience List B -web ecommerce niche gadget

Pixel code cuma 1, dipasang di web A dan B. Bagaimana caranya untuk membedakan list itu? di list A dan B disetting dengan rule tertentu, misal di A settinglah hanya mengumpulkan list dengan ada kandungan domain web A, begitu juga di B.

Besarnya dan cepatnya list itu terbentuk sangat ngaruh dari traffic web kamu. Entah kamu manfaatkan Organic maupun Paid traffic, semuanya dapat membentuk list, inilah cara membangun list dengan tidak capek. Tapi garis besar dari pembahasan kali ini adalah membangun list dari hasil paid traffic, karena yang namanya paid traffic kan buang duit bukan? Bukan sekedar dapet traffic, tapi manfaatkan lah nilai tambah berupa nge-jaring list.

Membership Duration

Ketika pixel code sudah dipasang, dan audience list sudah dibuat, maka sejak itulah proses pembentuka list dimulai, mau ngiklan kapan aja bisa ke list itu, tapi untuk pengetahuan saja ketika membuat list ada pilihan durasi ketika mengumpulkan list. Yang saya sebut membership duration ini adalah waktu dimana audience itu bertahan menjadi list, kenapa sebuah channel iklan itu tidak ada pilihan list nya unlimited? Ya! karena tidak mungkin penonton web yang misalkan tahun lalu itu sudah ga relevan dengan sekarang. Misal visitor web yang dia mengunjungi web kehamilan tahun lalu, karena tahun ini dia sudah melahirkan maka info yang dicari sudah beda lagi. Rata-rata batas maksimal membership duration adalah 180 days, baik di facebook maupun adwords dan channel lain, audience akan terus baru seiring dengan traffic yang masuk terus.

Untuk kategori web ticket misalkan, saya sering buka web +Traveloka atau +Tiket.com , mereka menggunakan retargeting Google Display Network (GDN) tipe Dynamic, dynamic disini berarti ketika aku searching tiket misal jakarta – solo untuk weekend depan, otomatis iklan yang akan tergenerate kepada aku adalah iklan penawaran tiket Jakarta – Solo, gitu, maksudnya dynamic, ini udah lebih advance lagi pembahasannya. Misal iklan Travloka seperti ini, ini bukan sembarangan tapi ter-generate berdasarkan user (dynamic), saya sering menemukan iklan tipe ini ketika saya berselancar di web-web yang mana ada space buat menaruh adsense: 




Sudah paham belum yang sampe sini pentingnya Retargeting? jadi saya sebagai user akan diingatkan lagi tentang offer atau hal yang sebelumnya saya cari-cari, dan iklan retargeting ini akan mengikuti kita terus ketika berselancar 

Retargeting Facebook

Perlu diketahui audience di facebook lebih banyak bersifat interest (ketertarikan), maka dari itu biasanya ketika kita membuat iklan di facebook, kolom interest tak terlewat dari hal yang kita setting, karena itu penting. Interest jumlahnya tak terbatas, dan itu disajikan kepada audience iklan. Ketika di iklan ada link website kita baik iklan post engagament maupun web click, itu akan mengalirkan trafiic ke kita. Jika web kita ga ada pixel code remarketing, kita tidak mengumpulkan list atas traffic berbayar ini. Pasanglah audience list di custom audience sehingga trafficmu ga sia-sia.

Iklan Facebook, menarget interest profesi perawat (nurse), dari beberapa impression (tampilan iklan), menimbulkan traffic ke web dari iklan itu, dan terbentuklah list (perawat). Ketika di awal targeting sudah tepat, kemudian timbul klik, artinya user yang nge-klik bisa dikatakan memang segmented (tepat targetnya).  

Retargeting atau Remarketing di facebook dapat dibuat dengan iklan facebook (berbayar). Audience list remarketing di facebook, dapat dibuat menggunakan custom audience. Mengenai teknisnya, sudah pernah aku singgung di artikel sebelumnya, dan jika kamu sudah terbiasa beriklan di facebook dengan custom audience, InsyaAllah mudahlah untuk memahami ini.

Baca artikel terkait:


Ketika membuat list yang berbeda, tinggal bedakan di domian kita sesuai dengan category/niche audience web kita, misalkan:



Jika misalkan kamu punya 10 toko online sejenis, bisa dipasang pixel code di 10 toko online itu dengan tidak mencantumkan domain, ya karena memang 10 toko online itu sejenis. Dengan banyaknya jaring list ini, mengumpulkan list banyak akan mudah dicapai. 

Note: perlu diketahui, ketika ads manager kena Ads Manage Error (AME), ads manager tidak bisa dipakai lagi, dan artinya list nya bubarrr! Saya sarankan pake Business Manager karena disitu bisa sharing pixel antara ads manager satu dengan yang lain. Ya kalau misalkan ads manager mu awet ya tidak masalah, abaikan note ini.


Remarketing Adwords

Audience dari Google itu bersifat membutuhkan (need), ada wanita mencari tips cepat hamil dan nemu web tips cepat hamil dan dia baca penawarannya dan saat itu dia belum punya uang, biasa…, sista itu nunggu gajian suaminya, ketika web sudah terpasang pixel code baik facebook maupun adwords kan mantap, ya gak? Iklan di facebook akan disajikan ke list yang benar-benar need, bukan cuma interest! artinya list nya itu butuh! Misalkan iklan di facebook itu jalan dan tampil ke orang tadi dengan text anggaplah, “Bunda masih belum Hamil Juga? ….., bla bla bla…” itu akan sangat mengena, misal dengan member duartion list 30 days, akan mengena nih iklan.

Ketika traffic web yang didapat dengan teknik seo (organic), maka dari promosi yang gratis dapet nilai tambah audience list, tapi kalau kamu biasa menjalankan adwords yang mana berbayar, apa cuma sekedar dapet traffic saja? List juga bisa kamu dapet, biar klik yang terjadi itu menjadi aset buat kamu.

Iklan Adwords, anggaplah dari berbulan-bulan tercipta 60.000 klik berbayar dari adwords ke toko online, sudah mengeluarkan budget Rp.11jt-an, hal yang biasa alurnya adalah:

User klik iklan > lihat web > hubungi CS > closing > berulang ke awal


Dan kamu membiarkan tidak mengumpulkan list? 

Jika potensial audience banyak katakanlah ratusan ribu, didapatkan traffic dari iklan itu sejumlah sekian atas klik link web, ketika ada pixel code facebook maupun adwords, maka list bisa didapat di dua channel iklan ini.

Remarketing Facebook+Google

Ada beberapa kombinasi jika audience list kita terapkan di web kita baik untuk periklanan facebook maupun Google.

a. Memanfaatkan traffic iklan facebook

Selama ini beriklan di facebook namun belum memanfaatkan untuk membangun list untuk remarketing? Kamu dapat menaruh pixel code untuk remarketing di facebook ads dan GDN (Google display network). Penonton yang sifatnya interest dan klik web, artinya dia tertarget, masuk ke web, list terdata, iklan remarketing bekerja, bisa dimanfaatkan di facebook maupun adwords.

Ga cuma iklan facebook, misalkan kamu punya fanpage dengan reach yang besar dan traffic ke web dari FB lumayan banyak, bisa juga menggunakan konsep ini.


b. Memanfaatkan traffic dari Adwords

Audience yang berasal dari google, sejaitnya audience dengan tingkat kebutuhan yang tinggi, sehingga konversi tinggi, walau tergantung search volume (artinya traffic nya bergantung ke jumlah pencarian hari itu). Apalagi dengan iklan adwords (Network Search) yang berbayar, jangalah membuang audience sia-sia, ketika dipasang pixel code di web apalagi 2 jenis pixel code (FB dan Google Ads), maka list yang terbentuk merupakan list yang InsyaAllah memiliki konversi yang tinggi (karena berasal dari Google) jika dimanfaatkan, apalagi ketika eksekusi iklannya sangat cantik, Hah?

Iya, dari semula SEARCH diubah SOCIAL. SEARCH memiliki keterbatasan komunikasi dengan audience, tapi SOCIAL? Misal tipe iklan facebook Post Engagement (yang mana dengan kekuatan Copywriting Text and Image) yang bisa diexplore dan tidak terbatas text nya, bisa lebih SOCIAL dalam berkomunikais ke List yang konversinya tinggi tadi. Jika eksekusi iklannya dengan iklan google, pilihlah GDN, karena itu akan lebih visual dengan display image yang besar dan menarik dan membayangi user ketika browser di internet.




Semoga bermanfaat!



 

Comments

comments

NO COMMENTS

LEAVE A REPLY